ANGKARAJA – Sebuah kecelakaan maut terjadi di Ponorogo, Jawa Timur, pada Sabtu, 22 Maret 2025, yang melibatkan sebuah bus besar yang kehilangan kendali dan menabrak sejumlah kendaraan serta sebuah bengkel. Kejadian ini menyebabkan 6 motor rusak parah dan bangunan bengkel juga mengalami kerusakan. Kerugian total diperkirakan mencapai Rp 20 juta.
Kronologi Kejadian
Kecelakaan terjadi di jalan raya yang cukup padat, sekitar pukul 14.30 WIB, saat bus yang melaju dari arah Ponorogo menuju Surabaya tiba-tiba hilang kendali. Diduga bus mengalami rem blong atau kondisi jalan yang licin akibat hujan, sehingga pengemudi tidak bisa menghindari tabrakan.
Yusuf, seorang saksi mata yang berada di lokasi kejadian mengatakan, “Tiba-tiba bus meluncur ke arah kiri dan menabrak beberapa motor yang terparkir di depan bengkel. Saya langsung lari menjauh karena takut tertabrak.”
Bus tersebut menabrak motor-motor yang sedang terparkir dan juga menabrak bagian depan bengkel yang sedang dalam keadaan sepi. Motor-motor yang rusak termasuk beberapa yang baru saja diperbaiki dan sedang menunggu diambil oleh pemiliknya.
Kerugian yang Diterima
Kecelakaan ini menyebabkan kerugian material yang cukup besar. Sebanyak 6 motor yang sedang terparkir rusak parah, beberapa di antaranya bahkan hancur total. Selain itu, bangunan bengkel juga mengalami kerusakan pada bagian depan, yang memerlukan perbaikan. Total kerugian yang ditaksir oleh pihak berwenang mencapai sekitar Rp 20 juta.
Pemilik bengkel, Budi Santoso, mengungkapkan rasa frustasinya setelah kejadian tersebut. “Saya sangat bingung. Motor yang sedang saya servis habis dihantam bus. Belum lagi kerusakan pada bangunan bengkel yang harus segera diperbaiki. Ini akan sangat mengganggu usaha kami,” katanya dengan wajah lesu.
Tanggapan Pihak Kepolisian
Pihak kepolisian segera turun tangan setelah kejadian tersebut. AKP Agus Wijaya, Kapolsek Ponorogo, mengungkapkan bahwa mereka sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kecelakaan tersebut. “Kami telah memeriksa kondisi bus dan pengemudi. Hasil sementara menunjukkan bahwa kemungkinan besar rem bus mengalami masalah, namun kami masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut dari pihak terkait.”
Pengemudi bus, yang diketahui bernama Suryono, juga telah diamankan untuk dimintai keterangan. Dia mengaku tidak bisa mengendalikan bus ketika kejadian berlangsung, namun dia selamat tanpa mengalami cedera.
Imbauan kepada Pengemudi dan Masyarakat
Kecelakaan ini kembali mengingatkan pentingnya kewaspadaan para pengemudi di jalan raya, terutama kendaraan besar seperti bus. Pihak kepolisian mengimbau kepada semua pengemudi untuk selalu melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, serta memperhatikan cuaca dan kondisi jalan yang bisa mempengaruhi keselamatan berkendara.
“Kami juga mengingatkan pengemudi bus dan kendaraan besar lainnya untuk lebih berhati-hati, terutama ketika melintas di jalan-jalan yang memiliki tikungan tajam atau kondisi jalan yang kurang baik,” ujar AKP Agus Wijaya.
Pemilik Motor dan Bengkel Mengajukan Klaim Asuransi
Beberapa pemilik motor yang kendaraannya rusak akibat kecelakaan ini segera mengajukan klaim asuransi kepada perusahaan asuransi yang mereka percayai. Begitu juga dengan pemilik bengkel yang tengah merencanakan untuk mengajukan klaim kerugian akibat kerusakan bangunan dan motor yang sedang diperbaiki. Diharapkan dengan adanya asuransi, kerugian yang diderita oleh semua pihak dapat diminimalisir.
Dampak Sosial dan Ekonomi
Kecelakaan ini tidak hanya merugikan pemilik kendaraan dan pemilik bengkel, tetapi juga berdampak pada ekonomi lokal. Sebagian pemilik motor yang rusak terpaksa menunggu berhari-hari untuk perbaikan, sementara bengkel tersebut harus menghentikan sementara operasionalnya untuk melakukan perbaikan bangunan. Ini menyebabkan gangguan pada pelayanan kepada pelanggan yang sudah mengantri.
Sumber: cvtogelprediksi.my.id